Selasa, 21 November 2017

Cara membungkus barang pecah belah supaya aman selama pindahan

Terkadang kita disulitkan bagaimana cara membungkus barang pecah belah supaya aman selama pindahan, tentu saja barang pecah belah itu banyak macamnya misalnya seperti piring, gelas, pigura. Penyebab-penyebab terjadinya kerusakan di saat pindahan biasanya terjadi karena:
  •  Getaran, Guncangan dan Benturan. Kerusakan akibat getaran, guncangan, dan benturan sering kal terjadi dalam perjalanan darat dan proses bongkar muat. Untuk itu perlu suatu material yang dapat meredam getaran dan mampu menahan guncangan.
  • Tekanan. Kekuatan bahan kemasan belum tentu dapat menahan beban dari tekanan akibat jumlahnya tumpukan kemasan. Hal ini di karenakan bahan kemasan yang mempunyai kekuatan berbeda beda.
  • Kondisi Basah atau Lembab. Terlalu beresiko apabila bahan dari kemasan tidak terbuat dari bahan yang anti air, karena cuaca atau kondisi banjir bisa mengakibatkan kerusakan akibat bahan material yang tidak tahan terhadap udara yang lembab dan cenderung basah.
Dari berbagai macam penyebab terjadinya kerusakan dalam perjalanan, maka ada beberapa alternatif bahan untuk membungkus barang barang pecah belah supaya aman dalam proses pindah rumah, kost, ata kontrakan.

Apa saja bahan yang tepat untuk membungkus barang pecah belah?
  • Kardus. Kardus mampu menahan tekanan dari luar dan melindungi barang barang akibat benturan. Namun perlu di perhatikan dalam memilih kardus, karena dari beberapa kardus memiliki ketebalan dan jumlah lapisan yang berbeda-beda. Maka pilihlah kardus yang tebal dan kuat (hindari kardus dari produk makanan ringan/bungkus mie). Dalam menata barang pecah belah di dalam kardus usahakan jangan ada ruang kosong di karenakan nanti menjadi penyebab tidak stabilnya barang dalam kemasan sehingga mengakibatkan goncangan. Alangkah baiknya di sela-sela barang pecah belah di isi oleh material lunak.
  • Styrofoam atau Gabus, terbuat dari material plastik yang di buat berbagai macam bentuk seperti lembaran, jaring jaring maupun bentuk box. Styrofoam berfungsi untuk menahan air, tekanan dan dapat meredam getaran. Barang barang elektonik sering menggunakan bahan ini. Untuk bahan pecah belah bisa menggunakan styrofoam dengan jenis jaring-jaring dengan cara membungkusnya.
  • Bubble wrap merupakan sejenis dari styrofoam cuma memiliki kelenturan yang berbeda dan memiliki gelembung-gelembung udara. Ini berfungsi untuk meredam getaran dan meindungi benda dari basah dan lembab. Hal ini cocok apabila di gunakan sebagai pembungkus barang pecah belah untuk menghndari benturan dan goncangan.
Itu tadi beberapa alternatif  bahan material dan cara membungkus barang pecah belah supaya aman dalam perjalanan selama proses pindahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Unggulan

Apa Kelebihan dan Kekurangan Mitsubishi L300?

Mobil Pickup Mitsubishi L300  -  Selain memproduksi mobil penumpang dengan performa sporty dan kinerja mesin yang kuat, Mitsubishi ju...

Populer Minggu Ini